Berdasarkan Google, browser chrome adalah browser yang dibuat untuk tujuan agar cepat, namun juga sederhana dan aman.
Showing posts with label slackware. Show all posts
Showing posts with label slackware. Show all posts
Sunday, January 11, 2015
Sunday, January 12, 2014
Tip Cara Mengubah Default Normal Shell Menjadi Login Shell pada Linux Slackware
Berdasarkan pengalaman pribadi setelah melakukan upgrade Linux Slackware khususnya KDE, konsole atau terminal yang dibuka dimana biasanya menampilkan username@hostname akan menjadi normal shell seperti dibawah ini.
1. Buka console / terminal.
2. lalu buka Settings > Manage Profiles > Edit Profile > General.
3. Kemudian dibagian Command, ubah bash menjadi bash -l
Selesai. :)
bash-4.2$Karakter "$" diatas menunjukkan user selain root, apabila root maka tanda "$" akan menjadi "#". Berikut adalah tips untuk mengubah normal shell diatas menjadi login shell dimana menampilkan username@hostname pada Linux Slackware 14.
1. Buka console / terminal.
2. lalu buka Settings > Manage Profiles > Edit Profile > General.
3. Kemudian dibagian Command, ubah bash menjadi bash -l
Selesai. :)
Sunday, November 18, 2012
Upgrade Slackware via Internet & Slackpkg
Selain melalui CD / DVD, update Linux Slackware dapat menggunakan Slackware Package Manager bernama Slackpkg dengan memanfaatkan koneksi Internet untuk mendapatkan paket atau software terbaru untuk di upgrade. Pada artikel ini menggunakan Linux Slackware 14.0 untuk upgrade ke Linux Slackware 14.1 dimana referensi utamanya adalah artikel dari UPGRADE.txt yang merupakan dokumentasi resmi dan alphadi.wordpress.com.
Thursday, September 30, 2010
Slackvim
Vim merupakan text editor saya favorit saat melakukan coding dan di internet saat ini cukup banyak yang membagi konfigurasi text editor vim miliknya. Konfigurasi orang lain telah saya coba, namun sayangnya konfigurasi konfigurasi vim tersebut tidak terupdate dengan baik dan tidak berjalan dengan lancar alias patah-patah untuk komputer Slackware saya yang berjalan diatas RAM 768MB dan Intel Celeron 1,7Gh. Oleh sebab itulah saya buat Slackvim dimana merupakan project yang berisi konfigurasi vim serta plugin untuk mempermudah dalam melakukan coding.
Monday, December 21, 2009
Konfigurasi Linux Slackware untuk Menggunakan Google Public DNS
Seperti yang kita tahu, beberapa waktu lalu Google mengumumkan DNS publik miliknya dan kita bisa menggunakannya secara gratis. DNS milik Google telah diakui sebagai salah satu DNS tercepat dalam melakukan resolve hostname ke IP address. Dengan begitu, kecepatan internet yang digunakan akan meningkat. Bagi pengguna Linux Slackware, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menggunakan DNS milik Google dengan asumsi sebelumnya menggunakan DHCP untuk terhubung internet, jika tidak menggunakan DHCP, cukup lakukan poin nomor dua:
Thursday, December 17, 2009
Perintah dhcpcd
dhcpcd adalah implementasi DHCP client berdasarkan spesifikasi RFC 2131. Ketika melakukan request dengan dhcpcd, maka respon yang didapat berupa informasi host seperti alamat IP, route, dan lain-lain dari DHCP server dan melakukan konfigurasi secara otomatis terhadap network interface dari mesin komputer kita serta menyimpan informasi DNS pada /etc/resolv.conf. DHCP client seperti dhcpcd seringkali digunakan pada hotspot atau jaringan internet yang tidak diketahui konfigurasi alamat IP, router, gateway, dan lain-lain.
Contoh penggunaan:
Respon yang didapat dari DHCP server akan secara otomatis dikonfigurasi terhadap network interface eth0 sehingga memungkinkan untuk langsung terhubung ke jaringan komputer begitu perintah selesai dijalankan.
Tips:
Jika menggunakan GNU/Linux Slackware, perintah diatas dapat ditulis ke dalam file /etc/rc.d/rc.local agar dijalankan pada saat start up. Berikut ini adalah contoh konfigurasi dalam file /etc/rc.d/rc.local :
Contoh penggunaan:
dhcpcd eth0
Respon yang didapat dari DHCP server akan secara otomatis dikonfigurasi terhadap network interface eth0 sehingga memungkinkan untuk langsung terhubung ke jaringan komputer begitu perintah selesai dijalankan.
Tips:
Jika menggunakan GNU/Linux Slackware, perintah diatas dapat ditulis ke dalam file /etc/rc.d/rc.local agar dijalankan pada saat start up. Berikut ini adalah contoh konfigurasi dalam file /etc/rc.d/rc.local :
ifconfig eth0 up
dhcpcd eth0
Saturday, November 7, 2009
How to Install Ruby & Ruby on Rails
Cara instalasi Ruby dan Ruby on Rails bervariasi untuk setiap sistem operasi atau distro linux. Pada artikel ini akan dibahas mengenai instalasi pada distro linux Slackware dan Ubuntu dengan asumsi komputer anda terkoneksi dengan internet.
Install Ruby, RubyGems, dan Rails
Slackware
- Install Ruby
Jika pada saat installasi Slackware anda memilih full instalasi, maka ruby telah terinstall. Jika tidak, maka dapat dilakukan instalasi dengan langkah berikut.
1. Login sebagai root, download & ekstrak Ruby dengan menjalankan perintah:
2. Compile dan Install:
3. Testing:
maka akan dihasilkan output mirip seperti ini:
- Install RubyGems
Login sebagai root dan jalankan perintah-perintah berikut:
- Install Rails
Login sebagai root dan jalankan perintah berikut:
Ubuntu
- Install Ruby
Jalankan sebuah perintah berikut untuk install ruby:
- Install RubyGems
Jalankan beberapa perintah ini untuk install rubygems:
- Install Rails
Optional: Install MySQL DB Server
Secara default rails menggunakan database sqlite database, jika anda ingin menggunakan mysql, berikut ini adalah langkah-langkah instalasi.
Slackware
Slackware secara default telah menyertakan mysql database. Namun jika anda ingin instalasi mysql database dari paket tarball, dapat anda lihat artikel yang dibuat beberapa waktu lalu.
Ubuntu
Jalankan perintah-perintah berikut untuk melakukan instalasi mysql:
Perlu diingat, secara default socket mysql berada pada /tmp/mysqld.sock , namun pada ubuntu socket berada pada /var/run/mysqld/mysqld.sock
Testing Rails
Baik di Slackware atau Ubuntu, untuk testing rails, generate-lah sebuah project:
Jika menggunakan mysql database, jalankan server mysql dan perintah berikut:
Referensi: http://wiki.rubyonrails.org/getting-started/installation/linux-ubuntu
Catatan: Untuk ulasan mengenai ruby dan ruby on rails, akan saya tulis pada blog: http://railsmine.blogspot.com
Install Ruby, RubyGems, dan Rails
Slackware
- Install Ruby
Jika pada saat installasi Slackware anda memilih full instalasi, maka ruby telah terinstall. Jika tidak, maka dapat dilakukan instalasi dengan langkah berikut.
1. Login sebagai root, download & ekstrak Ruby dengan menjalankan perintah:
wget ftp://ftp.ruby-lang.org/pub/ruby/stable-snapshot.tar.gz
tar xvzf stable-snapshot.tar.gz
2. Compile dan Install:
cd ruby/
./configure
make
checkinstall
3. Testing:
ruby -v
maka akan dihasilkan output mirip seperti ini:
ruby 1.8.7 (2008-08-11 patchlevel 72) [i486-linux]
- Install RubyGems
Login sebagai root dan jalankan perintah-perintah berikut:
wget http://rubyforge.org/frs/download.php/60718/rubygems-1.3.5.tgz
tar xzvf rubygems-1.3.5.tgz
cd rubygems-1.3.5
ruby setup.rb
- Install Rails
Login sebagai root dan jalankan perintah berikut:
gem install rails
Ubuntu
- Install Ruby
Jalankan sebuah perintah berikut untuk install ruby:
sudo apt-get install build-essential libssl-dev libreadline5-dev zlib1g-dev checkinstall
- Install RubyGems
Jalankan beberapa perintah ini untuk install rubygems:
cd ~
wget http://rubyforge.org/frs/download.php/60718/rubygems-1.3.5.tgz
tar xzvf rubygems-1.3.5.tgz
cd rubygems-1.3.5
sudo ruby setup.rb
sudo ln -s /usr/bin/gem1.8 /usr/bin/gem
- Install Rails
sudo gem install rails
Optional: Install MySQL DB Server
Secara default rails menggunakan database sqlite database, jika anda ingin menggunakan mysql, berikut ini adalah langkah-langkah instalasi.
Slackware
Slackware secara default telah menyertakan mysql database. Namun jika anda ingin instalasi mysql database dari paket tarball, dapat anda lihat artikel yang dibuat beberapa waktu lalu.
Ubuntu
Jalankan perintah-perintah berikut untuk melakukan instalasi mysql:
sudo apt-get install mysql-server mysql-client
sudo apt-get install libmysql-ruby libmysqlclient-dev
sudo gem install mysql
Perlu diingat, secara default socket mysql berada pada /tmp/mysqld.sock , namun pada ubuntu socket berada pada /var/run/mysqld/mysqld.sock
Testing Rails
Baik di Slackware atau Ubuntu, untuk testing rails, generate-lah sebuah project:
rails yourrailsproject
Jika menggunakan mysql database, jalankan server mysql dan perintah berikut:
rails yourrailsproject -d mysql
Referensi: http://wiki.rubyonrails.org/getting-started/installation/linux-ubuntu
Catatan: Untuk ulasan mengenai ruby dan ruby on rails, akan saya tulis pada blog: http://railsmine.blogspot.com
How to change Vim indentation
Indentation is important thing for programmer to write code. Vim is my favorite code editor and by default its indentation is four whitespaces characters. But I 'm prefer to use two whitespaces. So here are my steps to change vim's indentation on my Slackware Linux:
1. Create .vimrc file on your home directory.
2. write these on .vimrc:
3. save file.
Explanations
1. shiftwidth: to control how many whitespace will be indented.
2. tabstop: to control how many whitespace a tab counts for.
Reference: http://tedlogan.com/techblog3.html
1. Create .vimrc file on your home directory.
2. write these on .vimrc:
set shiftwidth=2
set tabstop=2
3. save file.
Explanations
1. shiftwidth: to control how many whitespace will be indented.
2. tabstop: to control how many whitespace a tab counts for.
Reference: http://tedlogan.com/techblog3.html
Sunday, November 1, 2009
Menggunakan Perintah scp Untuk Copy File Antara Dua host via Network
scp adalah perintah yang digunakan untuk melakukan copy file antara dua host via network atau jaringan komputer. scp menggunakan ssh untuk transfer data dan ototentikasi sehingga keamanan yang berlaku pada ssh, seperti data encryption, juga berlaku pada scp.
Kebutuhan
Untuk menggunakan scp, ada dua hal yang harus diperhatikan:
1. Pastikan scp dan ssh telah terinstall serta ssh tersebut running.
2. Pastikan IP address atau hostname telah diketahui.
Cara Penggunaan sederhana
Untuk meng-copy suatu file scp, dapat dilakukan dengan format sebagai berikut:
sedangkan untuk meng-copy seluruh isi direktori atau folder, dapat dilakukan dengan format sebagai berikut:
Contoh 1: Copy file bernama aloha.txt 192.168.1.101 dengan nama user komputer tujuan bernama aji
Contoh 2: Copy folder bernama tesing 192.168.1.101 dengan nama user komputer tujuan bernama aji
Catatan: distro linux yang saya gunakan adalah slackware, jika menggunakan distro lain, ada kemungkinan menggunakan sudo sebelum perintah scp.
Kebutuhan
Untuk menggunakan scp, ada dua hal yang harus diperhatikan:
1. Pastikan scp dan ssh telah terinstall serta ssh tersebut running.
2. Pastikan IP address atau hostname telah diketahui.
Cara Penggunaan sederhana
Untuk meng-copy suatu file scp, dapat dilakukan dengan format sebagai berikut:
scp namafile username@ipaddresss_atau_hostname:/direktori/tujuan/
sedangkan untuk meng-copy seluruh isi direktori atau folder, dapat dilakukan dengan format sebagai berikut:
scp -r namafile username@ipaddresss_atau_hostname:/direktori/tujuan/
Contoh 1: Copy file bernama aloha.txt 192.168.1.101 dengan nama user komputer tujuan bernama aji
scp aloha.txt aji@192.168.1.101:/home/aji/
Contoh 2: Copy folder bernama tesing 192.168.1.101 dengan nama user komputer tujuan bernama aji
scp -r testing aji@192.168.1.101:/home/aji/
Catatan: distro linux yang saya gunakan adalah slackware, jika menggunakan distro lain, ada kemungkinan menggunakan sudo sebelum perintah scp.
Tuesday, October 6, 2009
Fungsi Direktori /etc/rc.d/ pada Linux Slackware
Setiap distribusi-distribus linux, biasanya menyediakan tempat atau aplikasi di mana kita dapat mengatur service-service yang kita gunakan. Pada Slackware, bila kita telah menginstall server dari paket standar Slackware yg berupa .tgz, tempat kita mengatur service-service yang diproses oleh server tersebut -apakah akan dijalankan, dimatikan, atau direstart- berada di direktori /etc/rc.d/.
Apa beda dengan menjalankan service secara langsung?
Dengan menggunakan script yang terdapat direktori /etc/rc.d/, dapat menjamin bahwa service dimatikan dengan lebih bersih. Misal, ketika mematikan server apache, yg dijalankan kebanyakan orang adalah dengan mengetikkan perintah
Namun dengan script rc.httpd yang ada dalam direktori /etc/rc.d/, perintah-perintah yang dijalankan adalah sebagai berikut
Bagaimana cara menjalankan script di dalam direktori /etc/rc.d?
1. Buat script yang hendak dijalankan executable dengan perintah chmod. Misal
atau
2. Jalankan script dengan format namafile[spasi]perintah. Perintah yg umum adalah start, stop, restart. Misal
atau
Perlu diingat, karena bersifat executable, maka pada saat startup otomatis server akan dijalankan. Selain itu, untuk mengetahui perintah-perintah selain start, stop, dan restart, dapat dibaca langsung dari script-nya, perintah-perintah apa yang didukung.
Apa beda dengan menjalankan service secara langsung?
Dengan menggunakan script yang terdapat direktori /etc/rc.d/, dapat menjamin bahwa service dimatikan dengan lebih bersih. Misal, ketika mematikan server apache, yg dijalankan kebanyakan orang adalah dengan mengetikkan perintah
apache -k stop
Namun dengan script rc.httpd yang ada dalam direktori /etc/rc.d/, perintah-perintah yang dijalankan adalah sebagai berikut
/usr/sbin/apachectl -k stop
killall httpd
rm -f /var/run/httpd/*.pid
Bagaimana cara menjalankan script di dalam direktori /etc/rc.d?
1. Buat script yang hendak dijalankan executable dengan perintah chmod. Misal
chmod +x rc.httpd
atau
chmod 755 rc.httpd
2. Jalankan script dengan format namafile[spasi]perintah. Perintah yg umum adalah start, stop, restart. Misal
./rc.httpd start
atau
./rc.httpd stop
Perlu diingat, karena bersifat executable, maka pada saat startup otomatis server akan dijalankan. Selain itu, untuk mengetahui perintah-perintah selain start, stop, dan restart, dapat dibaca langsung dari script-nya, perintah-perintah apa yang didukung.
Thursday, April 9, 2009
Install Compiz Fusion From Source Tarball - Part 2 (end)
In the previous article I have explained how to prepare your hardware before install Compiz Fusion. And in this article, I'll show you how to install Compiz Fusion from Source in Slackware Linux 12.1 although my compiz does not work because my hardware configuration is still not correct. I think it's better to share how to install from tarball first.
Suggested Installation Order for dependencies packet:
1. Intltool
2. Orbit-2
3. GConf-2
Suggested Installation order for compiz
1. compiz
2. compiz-bcop
3. licompizconfig
4. compizconfig-backend-kconfig (optional)
5. compizconfig-backend-gconf (optional)
6. compizconfig-python
7. ccsm
8. simple-ccsm (optional)
9. compiz-plugins-main
10. compiz-plugins-extra (optional)
11. compiz-plugins-main (unsupported)
12. emerald (optional)
Install Dependencies:
1. Login as Root
2. Install intltool:
3. Install ORbit-2.0:
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
Run the following command to update your library path:
4. Install GConf-2.0:
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
Run the following command to update your library path:
Install Compiz:
1. Login as Root
2. Install core Compiz:
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
Run the following command to update your library path:
3. Install Compiz-Bcop:
4. Install libcompizconfig:
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
Run the following command to update your library path:
5. Install compizconfig-backend-kconf:
6. Install compizconfig-backend-gconfig:
7. Install compizconfig-python:
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
Run the following command to update your library path:
8. Install ccsm:
9. Install simple-ccsm:
10. Install compiz-plugins-main:
If you get the following error when install compiz-plugins-main:
Run this command:
11. Install compiz-plugins-extra:
12. Install compiz-plugins-unsupported:
13. Install emerald:
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
Run the following command to update your library path:
After your installation complete, reboot your computer. After reboot, try to run ccsm:
if you get the following when running ccsm error:
Run this command:
COMPIZ SHORTCUTS (thx to ubuntunerd)
ALT+SCROLL WHEEL ON THE MOUSE= transparent screen
CTRL+ALT+DRAG LEFT MOUSE = rotate cube
CTRL+ALT+LEFT ARROW = rotate cube
CTRL+ALT+DOWN ARROW = flat desktop
SUPER+SHIFT+DRAG LEFT MOUSE = draw fire
SUPER+SHIFT+C = clear fire
CTRL+ALT+DOWN = unfold cube
ALT+TAB = window switch
SUPER+TAB = flip switcher or ring switcher
SHIFT+F9 = water effect
ALT+F7 = initiate move windows
SHIFT+F10 = slow animations
CTRL+ALT+D = show desktop
SUPER+S = select single window
SUPER+T = tab group
SUPER+Left = change left tab
SUPER+Right = change right tab
SUPER+G = group windows
SUPER+R = remove group window
SUPER+C = close group
SUPER+X = ignore group
SUPER button (Windows key)
note: Please correct me if I'm wrong. And sorry for my english, it's not my native language.
Suggested Installation Order for dependencies packet:
1. Intltool
2. Orbit-2
3. GConf-2
Suggested Installation order for compiz
1. compiz
2. compiz-bcop
3. licompizconfig
4. compizconfig-backend-kconfig (optional)
5. compizconfig-backend-gconf (optional)
6. compizconfig-python
7. ccsm
8. simple-ccsm (optional)
9. compiz-plugins-main
10. compiz-plugins-extra (optional)
11. compiz-plugins-main (unsupported)
12. emerald (optional)
Install Dependencies:
1. Login as Root
2. Install intltool:
tar xvjf intltool-0.40.6.tar.bz2
cd intltool-0.40.6
./configure
make
make install
make clean
3. Install ORbit-2.0:
tar xvjf ORBit2-2.14.17.tar.bz2
cd ORBit2-2.14.17
./configure
make
make install
make clean
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
/usr/local/lib
/usr/local/lib/orbit-2.0
Run the following command to update your library path:
ldconfig
4. Install GConf-2.0:
tar xvjf GConf-2.26.0.tar.bz2
cd GConf-2.26.0
./configure
make
make install
make clean
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
/usr/local/lib/GConf/2
Run the following command to update your library path:
ldconfig
Install Compiz:
1. Login as Root
2. Install core Compiz:
tar xvjf compiz-0.8.2.tar.bz2
cd compiz-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
/usr/local/lib/compiz
Run the following command to update your library path:
ldconfig
3. Install Compiz-Bcop:
tar xvjf compiz-bcop-0.8.2.tar.bz2
cd compiz-bcop-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
4. Install libcompizconfig:
tar xvjf libcompizconfig-0.8.2.tar.bz2
cd libcompizconfig-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
/usr/local/lib/compizconfig/backends
Run the following command to update your library path:
ldconfig
5. Install compizconfig-backend-kconf:
tar xvjf compizconfig-backend-kconfig-0.8.2.tar.bz2
cd compizconfig-backend-kconfig-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
6. Install compizconfig-backend-gconfig:
tar xvjf compizconfig-backend-gconf-0.8.2.tar.bz2
cd compizconfig-backend-gconf-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
7. Install compizconfig-python:
tar xvjf compizconfig-python-0.8.2.tar.bz2
cd compizconfig-python-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
/usr/local/lib/python2.5/site-packages
Run the following command to update your library path:
ldconfig
8. Install ccsm:
tar xvjf ccsm-0.8.2.tar.bz2
cd ccsm-0.8.2
python setup.py install
9. Install simple-ccsm:
tar xvjf simple-ccsm-0.8.2.tar.bz2
cd simple-ccsm-0.8.2
python setup.py install
10. Install compiz-plugins-main:
tar xvjf compiz-plugins-main-0.8.2.tar.bz2
cd compiz-plugins-main-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
If you get the following error when install compiz-plugins-main:
Traceback (most recent call last):
File "/usr/local/bin/ccsm", line 99, in
import compizconfig
ImportError: No module named compizconfig
Run this command:
export PKG_CONFIG_PATH=$PKG_CONFIG_PATH:/usr/local/share/pkgconfig/
11. Install compiz-plugins-extra:
tar xvjf compiz-plugins-extra-0.8.2.tar.bz2
cd compiz-plugins-extra-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
12. Install compiz-plugins-unsupported:
tar xvjf compiz-plugins-unsupported-0.8.2.tar.bz2
cd compiz-plugins-unsupported-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
13. Install emerald:
tar xvjf emerald-0.8.2.tar.bz2
cd emerald-0.8.2
./configure
make
make install
make clean
Open /etc/ld.so.conf, add the following line to /etc/ld.so.conf:
/usr/local/lib/emerald/engines
Run the following command to update your library path:
ldconfig
After your installation complete, reboot your computer. After reboot, try to run ccsm:
ccsm
if you get the following when running ccsm error:
Traceback (most recent call last):
File "/usr/local/bin/ccsm", line 99, in
import compizconfig
ImportError: No module named compizconfig
Run this command:
export PYTHONPATH=/usr/local/lib/python2.5/site-packages/
COMPIZ SHORTCUTS (thx to ubuntunerd)
ALT+SCROLL WHEEL ON THE MOUSE= transparent screen
CTRL+ALT+DRAG LEFT MOUSE = rotate cube
CTRL+ALT+LEFT ARROW = rotate cube
CTRL+ALT+DOWN ARROW = flat desktop
SUPER+SHIFT+DRAG LEFT MOUSE = draw fire
SUPER+SHIFT+C = clear fire
CTRL+ALT+DOWN = unfold cube
ALT+TAB = window switch
SUPER+TAB = flip switcher or ring switcher
SHIFT+F9 = water effect
ALT+F7 = initiate move windows
SHIFT+F10 = slow animations
CTRL+ALT+D = show desktop
SUPER+S = select single window
SUPER+T = tab group
SUPER+Left = change left tab
SUPER+Right = change right tab
SUPER+G = group windows
SUPER+R = remove group window
SUPER+C = close group
SUPER+X = ignore group
SUPER button (Windows key)
note: Please correct me if I'm wrong. And sorry for my english, it's not my native language.
Install Compiz Fusion From Source Tarball - Part 1
Compiz Fusion will make your Linux Desktop has special effect. In thins article, I will show you how to install Compiz Fusion from source tarball. For your information, my specsification are Slackware Linux 12.1, KDE 3.5.7, Intel Celeron 1.7 GHz, RAM 768 and VGA GeForce MX400. Before you install compiz fusion, you must read the instructions below for the preparation:
1. Hardware setup and configuration
Check if your Hardware support Compiz, Download compiz-check.sh and run it. To provide 3D acceleration to Compiz, you need to setup and configure your hardware.
2. Download Source Tarball Compiz Fusion.
You can download from http://releases.compiz-fusion.org/. Fyi, I use compiz fusion 0.8.4:
ccsm-0.8.2.tar.bz2
compiz-0.8.2.tar.bzz
compiz-bcop-0.8.2.tar.bz2
compiz-plugins-extra-0.8.2.tar.bz2
compiz-plugins-main-0.8.2.tar.bz2
compiz-plugins-unsupported-0.8.2.tar.bz2
compizconfig-backend-gconf-0.8.2.tar.bz2
compizconfig-backend-kconfig-0.8.2.tar.bz2
compizconfig-python-0.8.2.tar.bz2
emerald-0.8.2.tar.bz2
libcompizconfig-0.8.2.tar.bz2
simple-ccsm-0.8.2.tar.bz2
3. Download Dependencies.
Slackware 12.1 requires three dependencies to install compiz fusion:
- Because intltool in Slackware 12.1 is outdated, you need update it. You must download newer version. I use Intltool version 0.40.6.
- Download Gconf. Compiz need Gconf. I use GConf version 2.26.0.
-Download ORbit. Gconf need ORbit. I use ORbit version ORBit2 version 2.14.17.
That is for the preparation. In the next article, I'll show you how I install Compiz.
1. Hardware setup and configuration
Check if your Hardware support Compiz, Download compiz-check.sh and run it. To provide 3D acceleration to Compiz, you need to setup and configure your hardware.
2. Download Source Tarball Compiz Fusion.
You can download from http://releases.compiz-fusion.org/. Fyi, I use compiz fusion 0.8.4:
ccsm-0.8.2.tar.bz2
compiz-0.8.2.tar.bzz
compiz-bcop-0.8.2.tar.bz2
compiz-plugins-extra-0.8.2.tar.bz2
compiz-plugins-main-0.8.2.tar.bz2
compiz-plugins-unsupported-0.8.2.tar.bz2
compizconfig-backend-gconf-0.8.2.tar.bz2
compizconfig-backend-kconfig-0.8.2.tar.bz2
compizconfig-python-0.8.2.tar.bz2
emerald-0.8.2.tar.bz2
libcompizconfig-0.8.2.tar.bz2
simple-ccsm-0.8.2.tar.bz2
3. Download Dependencies.
Slackware 12.1 requires three dependencies to install compiz fusion:
- Because intltool in Slackware 12.1 is outdated, you need update it. You must download newer version. I use Intltool version 0.40.6.
- Download Gconf. Compiz need Gconf. I use GConf version 2.26.0.
-Download ORbit. Gconf need ORbit. I use ORbit version ORBit2 version 2.14.17.
That is for the preparation. In the next article, I'll show you how I install Compiz.
How To make your Linux desktop Looks Pretty
Linux has many Window Manager such as KDE, Gnome, XFCE, fluxbox, or IceWM. Every Window Manager is typical. The only thing you need to make your Linux Desktop looks pretty is download from the Internet. Below is sites where you can download a lot of stuffs such as wallpaper, splash screen, or theme for your Window Manager.
1. Gnome - http://gnome-look.org
2. Fluxbox, IceWM, OpenBox, PekWM - http://box-look.org
3. XFCE - http://xfce-look.org
4. KDE - http://kde-look.org
fyi, I run Slackware Linux 12.1 on my computer and my Window Manager is KDE 3.5.7. Here is my GUI with kde-look's stuff.
1. Gnome - http://gnome-look.org
2. Fluxbox, IceWM, OpenBox, PekWM - http://box-look.org
3. XFCE - http://xfce-look.org
4. KDE - http://kde-look.org
fyi, I run Slackware Linux 12.1 on my computer and my Window Manager is KDE 3.5.7. Here is my GUI with kde-look's stuff.
Monday, April 6, 2009
How To Run Your Code
java, C, C++, ruby, python, perl adalah bahasa pemrogramana yang bersifat gratis dengan kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya. Ada yang menggunakan intrepreter atau compiler dalam mengeksekusinya. Berikut ini saya contohkan bagaimana mengeksekusi program yang dibuat dalam bahasa java, C, C++, ruby, python, perl. Saya menggunakan Linux Slackware 12.1
1. Java
Dalam mengeksekusi Java, dibutuhkan compiler dan intepreter. Linux Slackware 12.1 tidak menyertakan compiler Java, jadi harus install terlebhi dahulu JDK (Java Development Kit). Setelah install, langkah-langkah untuk eksekusinya adalah sebagai berikut:
- Compile Java
- Setelah sukses compile, akan mengahasilkan namaFile.class. Kemudian jalankan intepreter java:
2. C/C++
C merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun Linux. C membutuhkan compiler untuk menjalankannya dengan cara:
- Compile C
- Default gcc setelah melakukan kompilasi akan menghasilkan file a.out. File inilah yang dieksekusi:
atau dengan cara lain:
- Compile C
- Dengan cara diatas, maka setelah dikompilasi akan manghasilkan namaFile bukan a.out lagi. Kemudian file inilah yang dieksekusi
Untuk C++ ubah gcc menjadi g++, selebihnya caranya sama
3. Ruby
Sebagai informasi, Basaha pemrograman Ruby akhir-akhir ini telah mendapatkan popularitasnya. Sang pembuat Ruby, Yukihiro “matz” Matsumoto, menggabungkan beberapa bahasa pemrograman favoritnya (Perl, Smalltalk, Eiffel, Ada, and Lisp) untuk mendapatkan bahasa yang seimbang antara functional programming dan imperative programming. Sang pembuat Ruby sering mengatakan bahwa dia membuat bahasa yang natural atau alami bukan yang sederhana karena hal tersebut sama seperti hidup kita.
Kembali ke topik, untuk mengeksekusi ruby digunakan intepreter. Beruntungnya, Slackware telah menyertakannya.
Cara eksekusi:
4. Python
Python merupakan bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membangun tool-tool penetration. Dibutuhkan intpreter untuk mengeksekusinya dengan cara:
5. Perl
Selain Python, Perl juga populer untuk digunakan membangun tool-tool penetration. Dibutuhkan intpreter untuk mengeksekusinya dengan cara:
Smogra bermanfaat!
1. Java
Dalam mengeksekusi Java, dibutuhkan compiler dan intepreter. Linux Slackware 12.1 tidak menyertakan compiler Java, jadi harus install terlebhi dahulu JDK (Java Development Kit). Setelah install, langkah-langkah untuk eksekusinya adalah sebagai berikut:
- Compile Java
javac namaFile.java- Setelah sukses compile, akan mengahasilkan namaFile.class. Kemudian jalankan intepreter java:
java namafile 2. C/C++
C merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun Linux. C membutuhkan compiler untuk menjalankannya dengan cara:
- Compile C
gcc namaFile.c- Default gcc setelah melakukan kompilasi akan menghasilkan file a.out. File inilah yang dieksekusi:
./a.outatau dengan cara lain:
- Compile C
gcc namaFile.c -o namaFile- Dengan cara diatas, maka setelah dikompilasi akan manghasilkan namaFile bukan a.out lagi. Kemudian file inilah yang dieksekusi
./namaFileUntuk C++ ubah gcc menjadi g++, selebihnya caranya sama
3. Ruby
Sebagai informasi, Basaha pemrograman Ruby akhir-akhir ini telah mendapatkan popularitasnya. Sang pembuat Ruby, Yukihiro “matz” Matsumoto, menggabungkan beberapa bahasa pemrograman favoritnya (Perl, Smalltalk, Eiffel, Ada, and Lisp) untuk mendapatkan bahasa yang seimbang antara functional programming dan imperative programming. Sang pembuat Ruby sering mengatakan bahwa dia membuat bahasa yang natural atau alami bukan yang sederhana karena hal tersebut sama seperti hidup kita.
Kembali ke topik, untuk mengeksekusi ruby digunakan intepreter. Beruntungnya, Slackware telah menyertakannya.
Cara eksekusi:
ruby namaFile.rb4. Python
Python merupakan bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membangun tool-tool penetration. Dibutuhkan intpreter untuk mengeksekusinya dengan cara:
python namaFile.py5. Perl
Selain Python, Perl juga populer untuk digunakan membangun tool-tool penetration. Dibutuhkan intpreter untuk mengeksekusinya dengan cara:
perl namaFile.plSmogra bermanfaat!
Sunday, April 5, 2009
Install PHP From Tarball Packet
PHP adalah bahasa pemrograman web yang berada di sisi server. Untuk dapat menajalankan Php, dibutuhkan web server. Web server yang saya install adalah apache versi 2.2.10. Web server tersebut saya install pada direktori /opt/pkg/apache. Selain itu, karena saya membutuhkan database, saya juga install mysql versi 5.0.51 pada direktori /opt/pkg/mysql. Berikut ini adalah langkah-langkah yang saya lakukan dalam melakukan instalasi php dari paket tarball php-5.2.9.tar.bz2. Php tersebut saya install pada /opt/pkg/php/. Sebagai informasi, saya menggunakan slackware 12.1 yang pada saat instalasinya saya sengaja tidak menyertakan apache, php, dan mysql.
1. Login sebagai root dan membuat direktori /opt/pkg/php
2. lakukan Copy dan ekstraksi php-5.2.9.tar.bz2
3. Masuk ke direktori php-5.2.9
4. Lakukan konfigurasi
5. Lakukan kompilasi dan instalasi
6. Membersihkan hasil kompilasi php-5.2.9
7. copy php.ini ke direktori /opt/pkg/php/lib
8. Pindah ke direktori web server dan edit file httpd.conf
cd /opt/pkg/apache/conf
nano httpd.conf
9. cari baris LoadModule php5_module modules/libphp5.so. Jika belum ada, pada file httpd.conf tambahkan baris berikut:
LoadModule php5_module modules/libphp5.so
10. Buat apache dapat melakukan ekstensi-ekstensi file PHP, misal ekstensi file .phtml dan phps. Caranya dengan menambahkan baris-baris di bawah ini pada httpd.conf:
AddType application/x-httpd-php .php .phtml
AddType application/x-httpd-php-source .phps
11. Jalankan web server apache:
cd /opt/pkg/apache/bin
./apachectl start
12. buka browser dan ketik localhost untuk mengetes apakah apache telah running.
13. Lakukan testing Dengan membuat file tes.php pada direktori /opt/pkg/apache/htdocs. Isi file tersebut:
<?php
echo "Hello World!";
phpinfo();
?>
13. Pada browser, Ketik URL:
http://localhost/tes.php
Semoga bermanfaat!
1. Login sebagai root dan membuat direktori /opt/pkg/php
mkdir /opt/pkg/php/
2. lakukan Copy dan ekstraksi php-5.2.9.tar.bz2
cp php-5.2.9.tar.bz2 /opt/pkg/
cd /opt/pkg/
tar xvjf php-5.2.9.tar.bz2
3. Masuk ke direktori php-5.2.9
cd php-5.2.9
4. Lakukan konfigurasi
./configure /configure --with-apxs2=/opt/pkg/apache/bin/apxs --with-mysql=/opt/pkg/mysql --prefix=/opt/pkg/php
5. Lakukan kompilasi dan instalasi
make
make install
6. Membersihkan hasil kompilasi php-5.2.9
make clean
7. copy php.ini ke direktori /opt/pkg/php/lib
cp php.ini-dist /opt/pkg/php/lib/php.ini
8. Pindah ke direktori web server dan edit file httpd.conf
cd /opt/pkg/apache/conf
nano httpd.conf
9. cari baris LoadModule php5_module modules/libphp5.so. Jika belum ada, pada file httpd.conf tambahkan baris berikut:
LoadModule php5_module modules/libphp5.so
10. Buat apache dapat melakukan ekstensi-ekstensi file PHP, misal ekstensi file .phtml dan phps. Caranya dengan menambahkan baris-baris di bawah ini pada httpd.conf:
AddType application/x-httpd-php .php .phtml
AddType application/x-httpd-php-source .phps
11. Jalankan web server apache:
cd /opt/pkg/apache/bin
./apachectl start
12. buka browser dan ketik localhost untuk mengetes apakah apache telah running.
13. Lakukan testing Dengan membuat file tes.php pada direktori /opt/pkg/apache/htdocs. Isi file tersebut:
<?php
echo "Hello World!";
phpinfo();
?>
13. Pada browser, Ketik URL:
http://localhost/tes.php
Semoga bermanfaat!
Monday, January 26, 2009
VGA Intel 945 on Slackware Linux
Linux Slackware secara default menggunakan framebuffer untuk lingkungan GUI. Kenapa? karena hampir d setiap kartu grafis / VGA memiliki framebuffer sehingga dengan menggunakan framebuffer dapat meng-handle bermacam-macam VGA yang ada saat ini.
Linux slackware 12.1 menggunakan kernel 2.6.24.5. Pada kernel tersebut, VGA Intel 945 merupakan kernel module. Sehingga untuk menggunakan VGA Intel 945, tidak perlu melakukan instalasi driver dan cukup melakukan konfigurasi pada file /etc/X11/xorg.conf. Langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut:
1. Login sebagai root
2. Membuat backup /etc/X11/xorg.conf
cd /etc/X11/
cp xorg.conf xorg.conf.backup
3. Menjalankan perintah lspci untuk melihat bus yang digunakan Intel 945 dan cari bagian:
...
00:02.0 VGA compatible controller: Intel Corporation Mobile 945GM/GMS, 943/940GML Express Integrated Graphics Controller (rev 03)
...
4. Buka file xorg.conf, dan cari dua bagian seperti di bawah ini:
Section "Device"
Identifier "VESA Framebuffer"
Driver "vesa"
#VideoRam 4096
# Insert Clocks lines here if appropriate
EndSection
Section "Screen"
Identifier "Screen 1"
Device "VESA Framebuffer"
Monitor "My Monitor"
5. Edit file xorg.conf tersebut dan menjadi seperti berikut:
Section "Device"
Identifier "Card"
Driver "intel"
VendorName "Intel Corporation"
BoardName "Mobile 945GM/GMS/940GML Express Integrated Graphics Controller"
BusID "PCI:0:2:0"
EndSection
Section "Screen"
Identifier "Screen 1"
Device "Card"
Monitor "My Monitor"
6. Save, Reboot dan lakukan login ulang.
Smoga bermanfaat!
Referensi:
http://gandiwibowo.blogspot.com/
makasih banyak buat mas gandi!
Linux slackware 12.1 menggunakan kernel 2.6.24.5. Pada kernel tersebut, VGA Intel 945 merupakan kernel module. Sehingga untuk menggunakan VGA Intel 945, tidak perlu melakukan instalasi driver dan cukup melakukan konfigurasi pada file /etc/X11/xorg.conf. Langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut:
1. Login sebagai root
2. Membuat backup /etc/X11/xorg.conf
cd /etc/X11/
cp xorg.conf xorg.conf.backup
3. Menjalankan perintah lspci untuk melihat bus yang digunakan Intel 945 dan cari bagian:
...
00:02.0 VGA compatible controller: Intel Corporation Mobile 945GM/GMS, 943/940GML Express Integrated Graphics Controller (rev 03)
...
4. Buka file xorg.conf, dan cari dua bagian seperti di bawah ini:
Section "Device"
Identifier "VESA Framebuffer"
Driver "vesa"
#VideoRam 4096
# Insert Clocks lines here if appropriate
EndSection
Section "Screen"
Identifier "Screen 1"
Device "VESA Framebuffer"
Monitor "My Monitor"
5. Edit file xorg.conf tersebut dan menjadi seperti berikut:
Section "Device"
Identifier "Card"
Driver "intel"
VendorName "Intel Corporation"
BoardName "Mobile 945GM/GMS/940GML Express Integrated Graphics Controller"
BusID "PCI:0:2:0"
EndSection
Section "Screen"
Identifier "Screen 1"
Device "Card"
Monitor "My Monitor"
6. Save, Reboot dan lakukan login ulang.
Smoga bermanfaat!
Referensi:
http://gandiwibowo.blogspot.com/
makasih banyak buat mas gandi!
Saturday, January 3, 2009
Instalasi dan Konfigurasi Samba Server
Samba adalah server yang memungkinkan file sharing antara sistem operasi satu dengan yang lainnya, seperti linux dan windows. Berikut ini adalah langkah-langkah yang saya lakukan untuk membangun Samba server di Linux Slackware dengan IP address 10.14.10.240. Samba yang saya install menggunakan samba-3.0.33.tar.gz.
1. Login sebagai root, buat direktori /opt/pkg/samba, user nobody, group nobody dan direktori file sharing di /usr/share/samba-aji beserta permission-nya
2. Ekstrak paket samba-3.0.33.tar.gz dan pindah k direktori hasil ekstrak:
3. Masuk ke direktori source:
4. Melakukan kompilasi dan instalasi:
5. Membuat smb.conf pada /opt/pkg/samba/lib/
6. Konfigurasi smb.conf. Di bawah ini adalah konfigurasi komputer milik saya.
6. Periksa konfigurasi smb.conf:
7. Menjalankan nmbd dan smbd dengan berurutan untuk menjalankan samba:
8. Testing samba melalui komputer lain dengan sistem operasi Windows dengan cara:
buka explorer -> mengeketikkan \\10.14.10.240
Jika tidak ada error, berarti telah sukses. Semoga bermanfaat!
1. Login sebagai root, buat direktori /opt/pkg/samba, user nobody, group nobody dan direktori file sharing di /usr/share/samba-aji beserta permission-nya
mkdir /opt/pkg/samba
groupadd nobody
useradd -g nobody nobody
chmod 755 /usr/share/samba-aji
2. Ekstrak paket samba-3.0.33.tar.gz dan pindah k direktori hasil ekstrak:
tar xvvzf samba-3.0.33.tar.gz
cd samba-3.0.33
3. Masuk ke direktori source:
cd source
4. Melakukan kompilasi dan instalasi:
./configure --prefix=/opt/pkg/samba
make
make install
5. Membuat smb.conf pada /opt/pkg/samba/lib/
6. Konfigurasi smb.conf. Di bawah ini adalah konfigurasi komputer milik saya.
[global]
# nama workgroup
workgroup = SLACK
# nama server samba
server string = Samba-slack
# share, agar tidak perlu login
security = share
# IP address yang diizinkan untuk akses file shareing
hosts allow = 127. 10.14.10.
# konfigurasi di bawah ini digunakan bila tidak menggunakan printer
# dan untuk menghilangkan error message:
# Unable to connect to CUPS server localhost - Connection refused
load printers = no
disable spoolss = yes
printcap name = /dev/null
printing = bsd
# konfigurasi log file
log file = /opt/pkg/samba/var/log.%m
max log file = 50
# dns
dns proxy = no
[aji-share]
comment = Aji's stuff
path = /usr/share/samba-aji
public = yes
writeable = no
guest ok = yes
6. Periksa konfigurasi smb.conf:
/opt/pkg/samba/bin/testparm
7. Menjalankan nmbd dan smbd dengan berurutan untuk menjalankan samba:
/opt/pkg/samba/sbin/nmbd -D
/opt/pkg/samba/sbin/smbd -D
8. Testing samba melalui komputer lain dengan sistem operasi Windows dengan cara:
buka explorer -> mengeketikkan \\10.14.10.240
Jika tidak ada error, berarti telah sukses. Semoga bermanfaat!
Friday, January 2, 2009
Remote Computer with SSH
ssh (SSH Client) adalah sebuah program untuk melakukan login dan mengendalikan ke komputer yang di-remote. Berbeda dengan telnet, ssh menggunakan enkripsi untuk berkoneksi dan ssh secara default menggunakan port 22. Seluruh distribusi Linux biasanya menyertakan program ini. Berikut ini adalah langkah-langkah yang saya lakukan agar komputer saya bisa di-remote. komputer saya menggunakan linux slackware serta memiliki user untuk login aji dan memiliki IP address 10.14.10.240.
1. Menjalan ssh daemon:
2. Cek apakah ssh daemon telah berjalan:
Jika terdapat keluaran atau output seperti di bawah ini, berarti ssh daemon telah berjalan.
3. Melakukan remote dari komputer lain yang menggunakan sistem operasi linux juga ke komputer 10.14.10.240:
Maksud dari perintah diatas adalah melakukan remote komputer dengan IP address 10.14.10.240 dan menggunakan user aji
4. Untuk keluar atau exit dari remote komputer, menjalankan perintah:
1. Menjalan ssh daemon:
cd /etc/rc.d/
chmod 755 rc.sshd
rc.sshd start
2. Cek apakah ssh daemon telah berjalan:
netstat -pln
Jika terdapat keluaran atau output seperti di bawah ini, berarti ssh daemon telah berjalan.
tcp 0 0 0.0.0.0:22 0.0.0.0:* LISTEN -
3. Melakukan remote dari komputer lain yang menggunakan sistem operasi linux juga ke komputer 10.14.10.240:
ssh aji@10.14.10.240
Maksud dari perintah diatas adalah melakukan remote komputer dengan IP address 10.14.10.240 dan menggunakan user aji
4. Untuk keluar atau exit dari remote komputer, menjalankan perintah:
exit
Saturday, December 20, 2008
Instalasi Database Server MySQL pada Linux Slackware
Sekedar informasi, sebenarnya Slackware telah menyertakan MySQL. Namun, jika ingin melakukan instalasi dari paket tarball / source, berikut ini adalah langkah-langkah. paket mysql yang digunakan dalam hal ini adalah mysql-5.0.51.tar.gz dan berada pada direktori /opt/pkg/
1. Login sebagai root
2. buat direktori /opt/pkg/mysql
2. Buat group dan user mysql karena untuk menjalankan mysql dibutuhkan user yang bernama mysql
2. Ekstrak paket mysql dan masuk ke dalam direktorinya
3. melakukan konfigurasi agar mysql diinstall di direktori /opt/pkg/mysql
4. Lakukan kompilasi dan instalasi
5. Masuk ke direktori /opt/pkg/mysql
6. Mengubah kepemilikan files ke user mysql dan group mysql
7. Melakukan insiasi database mysql
8. Mengubah kepemilikian seluruh file kecuali direktori var ke user root agar jika sebagai root dapat menjalankan mysql.
9. Jalankan daemon mysql.
Langkah berikutnya adalah membuat user admin mysql dengan menjalankan perintah:
Untuk menjalankan login ke database mysql, jalankan perintah:
Semoga Bermanfaat!
1. Login sebagai root
2. buat direktori /opt/pkg/mysql
mkdir /opt/pkg/mysql
2. Buat group dan user mysql karena untuk menjalankan mysql dibutuhkan user yang bernama mysql
groupadd mysql
useradd -g mysql mysql
2. Ekstrak paket mysql dan masuk ke dalam direktorinya
tar xvzf mysql-5.0.51.tar.gz
cd mysql-5.0.51
3. melakukan konfigurasi agar mysql diinstall di direktori /opt/pkg/mysql
./configure --prefix=/opt/pkg/mysql
4. Lakukan kompilasi dan instalasi
make
make install
5. Masuk ke direktori /opt/pkg/mysql
cd /opt/pkg/mysql
6. Mengubah kepemilikan files ke user mysql dan group mysql
chown -R mysql .
chgrp -R mysql .
7. Melakukan insiasi database mysql
bin/mysql_install_db --user=mysql
8. Mengubah kepemilikian seluruh file kecuali direktori var ke user root agar jika sebagai root dapat menjalankan mysql.
chown -R root .
chown -R mysql var
9. Jalankan daemon mysql.
bin/mysqld_safe --user=mysql &
Langkah berikutnya adalah membuat user admin mysql dengan menjalankan perintah:
/bin/mysqladmin -u root password 'passwordsaya'
Untuk menjalankan login ke database mysql, jalankan perintah:
/bin/mysql -u root --password='passwordsaya'
Semoga Bermanfaat!
Tuesday, December 16, 2008
Simple Squid Configuration Example
Squid
Squid berfungsi sebagai proxy. Salah satu tugas proxy adalah melakukan cache halaman web. Dengan begitu, jika ada client yang melakukan request ke internet, maka yang diakses adalah cache dari proxy tersebut yang berada pada jaringan lokal. Jika tidak ada, maka proxy akan melakukan koneksi ke Internet. Dengan begitu, akan membuat akses ke internet menjadi lebih sedikit dan membuat kita lebih cepat membuka halaman web. Misal, pada saat yang bersamaan ada 10 orang yang ingin mengakses google.com, jika kita memiliki proxy yang telah melakukan cache halaman web google, maka 10 orang tersebut cukup mengakses proxy yang berada pada jaringan lokal. Jika tidak memiliki proxy, maka 10 orang tersebut harus terkoneksi ke internet secara langsung sehingga membuat jaringan menjadi lebih padat.

Konfigurasi Squid
Untuk membangun server squid, file konfigurasi dari squid dapat ditemukan pada /etc/squid.conf. Untuk melakukan konfigurasi Squid, sangat tergantung topologi jaringan anda. Berikut ini adalah contoh konfigurasi Squid milik server linux slackware saya yang terhubung proxy yang lain untuk terkoneksi ke internet.
Setelah konfigurasi selesai, jalankan perintah berikut untuk mengecek konfigurasi server squid:
Kemudian jalankan perintah berikut untuk tidak melakukan inisialisasi server squid:
Jika suatu saat anda melakukan konfigurasi ulang konfigurasi squid, jalankan perintah berikut untuk meng-update server squid:
update:
Maaf, karena terlalu banyak, saya tidak menyertakan keterangan terhadap konfigurasi squid. Keterangan dapat dibaca pada file squid.conf
Squid berfungsi sebagai proxy. Salah satu tugas proxy adalah melakukan cache halaman web. Dengan begitu, jika ada client yang melakukan request ke internet, maka yang diakses adalah cache dari proxy tersebut yang berada pada jaringan lokal. Jika tidak ada, maka proxy akan melakukan koneksi ke Internet. Dengan begitu, akan membuat akses ke internet menjadi lebih sedikit dan membuat kita lebih cepat membuka halaman web. Misal, pada saat yang bersamaan ada 10 orang yang ingin mengakses google.com, jika kita memiliki proxy yang telah melakukan cache halaman web google, maka 10 orang tersebut cukup mengakses proxy yang berada pada jaringan lokal. Jika tidak memiliki proxy, maka 10 orang tersebut harus terkoneksi ke internet secara langsung sehingga membuat jaringan menjadi lebih padat.

Konfigurasi Squid
Untuk membangun server squid, file konfigurasi dari squid dapat ditemukan pada /etc/squid.conf. Untuk melakukan konfigurasi Squid, sangat tergantung topologi jaringan anda. Berikut ini adalah contoh konfigurasi Squid milik server linux slackware saya yang terhubung proxy yang lain untuk terkoneksi ke internet.
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/32
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl localnet src 10.0.0.0/8 # RFC1918 possible internal network
acl localnet src 172.16.0.0/12 # RFC1918 possible internal network
acl localnet src 192.168.0.0/16 # RFC1918 possible internal network
acl lab src 10.14.10.0/24 #tambahan dari saya
acl SSL_ports port 443
acl Safe_ports port 80 # http
acl Safe_ports port 21 # ftp
acl Safe_ports port 443 # https
acl Safe_ports port 70 # gopher
acl Safe_ports port 210 # wais
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
acl Safe_ports port 488 # gss-http
acl Safe_ports port 591 # filemaker
acl Safe_ports port 777 # multiling http
acl CONNECT method CONNECT
http_access allow manager localhost
http_access deny manager
http_access deny !Safe_ports
http_access deny CONNECT !SSL_ports
http_access allow localnet
http_access allow lab
icp_access allow localnet
icp_access allow lab
icp_access deny all
htcp_access allow localnet
htcp_access allow lab
htcp_access deny all
http_port 7070
cache_peer 172.16.1.1 parent 8080 0 no-query proxy-only
access_log /opt/pkg/squid//var/logs/access.log squid
refresh_pattern ^ftp: 1440 20% 10080
refresh_pattern ^gopher: 1440 0% 1440
refresh_pattern (cgi-bin|\?) 0 0% 0
refresh_pattern . 0 20% 4320
connect_timeout 3 minute
peer_connect_timeout 30 seconds
request_timeout 3 minutes
client_lifetime 1 day
cache_effective_user squid
cache_effective_user squid
visible_hostname aji.slacky.id-^-akulahaji.blogspot.com
dns_retransmit_interval 15 seconds
dns_timeout 5 minutes
dns_nameservers 10.14.203.7
cachemgr_passwd mypassword shutdown
client_db on
refresh_all_ims off
retry_on_error on
uri_whitespace strip
coredump_dir /opt/pkg/squid//var/cache
high_memory_warning 1 KB
Setelah konfigurasi selesai, jalankan perintah berikut untuk mengecek konfigurasi server squid:
squid -k parse
Kemudian jalankan perintah berikut untuk tidak melakukan inisialisasi server squid:
squid -z
Jika suatu saat anda melakukan konfigurasi ulang konfigurasi squid, jalankan perintah berikut untuk meng-update server squid:
squid -k reconfigure
update:
Maaf, karena terlalu banyak, saya tidak menyertakan keterangan terhadap konfigurasi squid. Keterangan dapat dibaca pada file squid.conf
Subscribe to:
Posts (Atom)