Friday, December 18, 2009
namebench, Tool Benchmark DNS Server
Pada saat bekerja, namebench menggunakan web browser history, output dari tcpdump atau datasets sebagai input. Hasil yang ditampilkan berupa nilai persen seberapa cepat DNS server yang dibandingkan sehingga mudah untuk dimengerti. namebench tidak hanya dapat dijalankan di lingkungan UNIX atau Linux, tetapi juga Mac OS X serta Windows. Selain berbasis command-line, namebench juga menyediakan versi GUI. namebench sangat direkomendasikan bagi yang menginginkan koneksi internet lebih cepat, karena DNS server yang cepat dapat mempengaruhi peforma koneksi internet.
Friday, November 7, 2008
Perintah Ping, netstat, traceroute, dan host
1. ping
ping adalah perintah yang digunakan untuk mengecek apakah suatu komputer atau host terhubung dengan komputer kita. Contoh penggunaan:
# ping www.slackware.com
atau
# ping 172.168.0.1
Jika komputer terhubung, maka akan ada respon berupa tulisan reply d layar komputer. Perintah ping diatas akan membuat komputer kita mengirimkan paket ICMP secara terus-menerus. Untuk menghentikannya, tekan [Ctrl+c]. Contoh lain penggunaan perintah ping adalah sebagai berikut:
# ping -c 3 172.168.0.1
Dengan perintah ping di atas akan membuat komputer kita mengirim paket ICMP sebanyak 3 paket.
2. netstat
Dengan perintah netstat, maka akan menampilkan, network connections, routing tables, interface statistics, masquerade connections, dan multicast memberships. Contoh penggunaan:
# netstat
3. traceroute
Perintah traceroute sangat berguna untuk mendiagnosa jaringan. Perintah traceroute akan menampilkan setiap host yang dilewati oleh paket pada saat mencoba menuju tujuannya. Contoh penggunaan:
# traceroute www.slackware.com
4. host
Perintah host merupakan salah satu DNS tool yang digunakan untuk menterjemahkan nama alamat web atau URL ke alamat IP. Contoh penggunaan:
# host www.google.com
UPDATE:
Penjelasan tambahan tentang ping.
misal, ping 192.168.1.1. dan hasilnya sbb:
64 bytes from 192.168.1.1: icmp_seq=1 ttl=254 time=0.598 ms
arti:
- 64 bytes -> ukuran / besar paket yg diterima dari 192.168.1.1
- icmp_seq=1 -> nomor urut paket = 1
- ttl -> time to live. Seberapa lama paket berada di jaringan. 254 adalah jumlah hop. Contoh, komputer ke router dihitung 1 hop.
- time=0.598 ms -> waktu yang ditempuh oleh paket.
Monday, June 30, 2008
Instalasi & Konfigurasi Windows XP Untuk Ber-internet via HP CDMA
Kebutuhan:
1. Kabel DKU-5
2. HP CDMA
3. Driver DKU-5, dapat di download di sini
4. Komputer dengan sistem operasi Windows XP
5. Saat akan berinternet, gunakan colokan USB yang sama saat anda menginstall driver.
Instalasi Driver Kabel DKU-5
1. Pasang kabel DKU-5 pada HP CDMA, dan colokkan pada komputer.
2. Biarkan Windows XP mendeteksi secara otomatis
3. Pilih Yes, this time only dan Pilih advance
4. Pilih Search for the best driver in these locations. Hilangkan centang pada Search removable media dan beri centang pada include this in the search. Kemudian browse file, pilih folder Driver Cable DKU-5 XP.
5. Lakukan instalasi
6. Jika kerluar warning, pilih continue anyway.
7. Klik kanan my computer -> pilih tab Hardware -> pilih Device Manager -> klik ganda pada Ports (COM & LPT). Jika terdapat nama 'MAT USB-to-Serial Bridge' bearti instalasi kabel DKU-5 sukses.
Jika yang keluar adalah ‘prolific port’ berarti anda harus melakukan penginstallan ulang dengan cara:
-Klik kanan Prolific port
- Masuk ke Properties
- DRIVER - Update Driver
- pilih Install from a list or specific location ‘ADVANCE’
- don’t detect I will choose the driver to install
- Ulangi langkah 3 - 7 di atas.
Instalasi Modem CDMA Untuk Windows XP
1. Masuk ke Control Panel dengan mode classic view. Mode control panel dapat dilihat pada bagian kiri.
2. Pilih PHONE AND MODEM OPTIONS - MODEM -> Masukkan kode are. Misal, 021
3. Pilih tab Modem -> klik ADD
4. Centang 'DONT DETECT MY MODEM -> Next -> Browse dan Pilih folder Driver Modem -> pilih file nmpCDMAx1RTT.inf -> Next
5. Pilih 3G PAKET DATA MODEM -> NEXT
6. Pilih Port, tiap colokan USB mewakili Nomer Port. Jika anda bingun kabel DKU-5 anda menggunakan port nomor brapa, lihat di device manager -> Ports -> cari 'MAT USB-to-Serial Bridge' berada di COM berapa. Setelah pilih Port, klik Next
7. Cek ke PHONE AND MODEM OPTIONS Jika ada tambahan 3G PAKETDATA MODEM, berarti instalasi sukses.
Konfigurasi Windows XP
1. START -> ALL PROGRAMS -> ACCESSORIES -> COMMUNICATIONS -> NEW CONNECTION WIZARD
2.CONNECT TO THE INTERNET -> SET UP MY CONNECTION MANUALLY -> CONNECT USING DIAL-UP MODEM
3. Isi nama ISP. Isinya terserah anda. Misal: flexi, starone, ngenet m8, esia nyambung internet, dll
4. Isi Phone Number dengan #777
5. Isi username dan password seperti di bawah ini:
Flexi
USER NAME : telkomnet@flexi
PASSWORD : telkom
Mobile 8
USER NAME : m8
PASSWORD : m8
Star One
USER NAME : starone
PASSWORD : indosat
Esia
USER NAME : esia
PASSWORD : esia
6. Centang add-shorcut -> klik Finish
download versi pdf (dilengkapi gambar): cdma-windows xp.pdf
Wednesday, June 4, 2008
Simple Network Management Protocol (SNMP)
Simple Network Management Protocol (SNMP)
Latar Belakang
Simple Network Management Protocol (SNMP) adalah sebuah protokol layer aplikasi yang memfasilitasi pertukaran informasi pengelolaan antar perangkat jaringan. Pengertian SNMP yang lain adalah kumpulan protokol-protokol yang digunakan untuk mengelola jaringan yang kompleks. SNMP merupakan bagian dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) yang dibangun sekitar tahun 1980-an. SNMP bekerja dengan mengirim message,yang disebut juga protocol data unit (PDU). Dengan SNMP, administrator jaringan dapat mengatur performansi jaringan, menemukan dan memecahkan masalah jaringan, serta merencanakan pertumbuhan jaringan.
Tuesday, April 15, 2008
IP Address & Subnetting
download file: IP Address-subnetting.pdf
Alamat IP (IP Address)
Secara umum device atau komputer yang mendukung TCP/IP dapat terhubung ke jaringan atau komputer jika memiliki alamat IP (IP Address).
Saat ini secara umum IP terdiri dari 4 byte. Setiap byte ditulis dalam bentuk desimal 0-255 dan dipisah dengan tanda titik. Perhatikan contoh di bawah ini.
Alamat IP : 10.1.1.2
Network Mask : 255.0.0.0
jika alamat IP dan Network Mask diubah dalam bentuk biner, maka akan menghasilkan:
00001010.00000001.00000001.00000010
11111111.00000000.00000000.00000000
Alamat Jaringan (Network Address) dapat dicari dengan menggunakan operator and pada alamat IP dan Network Mask.
00001010.00000001.00000001.00000010
11111111.00000000.00000000.00000000
------------------------------------------------------------ and
00001010.00000001.00000001.00000000
Apa itu alamat jaringan? alamat jaringan (network address) adalah alamat yang berfungsi untuk menentukan di network manakah suatu host / komputer berada. jadi alamat jaringan untuk alamat IP 10.1.1.2 dan Network Mask 255.0.0.0. Selain itu dapat juga ditentukan alamat host (host address). Alamat Host berfungsi untuk mengidentifikasi nomor suatu host dalam suatu jaringan. Host dapat berupa komputer, router, gateway, firewall atau peralatan jaringan lainnya. Untuk contoh kasus diatas, alamat host-nya adalah 2. Sehingga diperoleh:
Alamat IP : 10.1.1.2
Network Mask : 255.0.0.0
Alamat Network : 10.1.1.0
Alamat Host : 2
Jaringan dikelompokkan dalam bentuk yang bernama kelas sewaktu diciptakan. Berikut ini adalah pengelompokan kelasnya:
| Kelas | Network Mask | Alamat Jaringan (Network Address) |
| A | 255.0.0.0 | 0.0.0.0 - 127.255.255.255 |
| B | 255.255.0.0 | 128.0.0.0 - 191.255.255.255 |
| C | 255.255.255.0 | 192.0.0.0 - 223.255.255.255 |
| Multicast | 240.0.0.0 | 224.0.0.0 - 239.255.255.255 |
Beberapa kelompok IP digolongkan sebagai IP privat (Private IP address) yang digunakan untuk LAN yang tidak terhubung secara langsung ke Internet. Hal ini telah diatur dalam RFC1918. Berikut ini adalah daftar IP Privat.
| Kelas | Alamat IP |
| A | 10.0.0.0 - 10.255.255.255 |
| B | 172.16.0.0 - 172.31.255.255 |
| C | 192.168.0.0 - 192.168.255.255 |
Subnetting
Subnetting adalah pembagian jaringan. Jaringan yang telah terbagi disebut dengan subnetwork. Kenapa dilakukan subnetting? jawabannya sederhana, yaitu efisiensi. Misalkan suatu jaringan hanya terdiri dari 2 komputer menggunakan seluruh alamat jaringan kelas C, maka akan terbuang 253 alamat. Contoh lain adalah misal terdapat jaringan yang memiliki host sedikit lebih banyak dari 255, maka akan terbuang 64.000 alamat.
Jika jaringan yang anda bangun merupakan skala kecil mungkin tidak perlu dilakukan subnetting, tapi jika jaringan anda merupakan jaringan skala besar dan menghubungkan lebih dari 4 juta host serta tidak dilakukan subnetting, tentu akan jadi masalah.
Langkah pertama untuk melakukan subnetting adalah menghitung berapa banyak host yang akan terhubung dalam jaringan tersebut. Kemudian dapat ditentukan netmask dan alamat IP yang akan digunakan.
Contoh, alamat jaringan (network address) kelas C adalah 192.168.50.0. Alamat jaringan tersebut dapat menyediakan 254 alamat IP, sebuah alamat jaringan 192.168.50.0 dan alamat broadcast 192.168.50.255. Sebagai informasi tambahan, jika suatu data dikirim ke alamat broadcast, maka data tersebut akan "ditangkap" oleh seluruh host yang ada pada jaringan tersebut. Alamat berapapun dapat digunakan sebagai alamat broadcast asal tidak digunakan oleh host manapun. Namun biasanya alamat broadcast dipilih dari alamat terbesar.
Setiap subnetwork memiliki alamat jaringan dan alamat broadcast masing-masing. Jika terdapat 2 subnetwork, maka akan terdapat 1 alamat jaringan dan 1 alamat broadcast untuk subnetwork pertama dan 1 alamat jaringan dan 1 alamat broadcast untuk subnetwork kedua. Selain itu, tiap subnetwork merupakan jaringan yang mandiri, dengan kata lain jika subnetwork satu sibuk, maka tidak mengganggu subnetwork yang kedua. Kedua subnetwork dapat dihubungkan dengan menggunakan router.
Pembagian subnetwork dilakukan dengan mengubah bit network mask. Contoh, network mask kelas C dalam bentuk bit:
11111111.11111111.11111111.00000000
jika dibentuk 2 subnetwork:
11111111.11111111.11111111.10000000
jika dibentuk 4 subnetwork:
11111111.11111111.11111111.11000000
Dan seterusnya.
Berikut ini adalah tabel subnetwork dalam jaringan kelas C:
| Jml Subnetwok | Jml Host tiap subnetwork | Alamat Jaringan | Alamat Broadcast | Network Mask |
| 2 | 126 | 2 | 2 | 255.255.255.168 (11111111.11111111. 11111111.10000000) |
| 4 | 62 | 4 | 4 | 255.255.255.192 (11111111.11111111. 11111111.11000000) |
| 8 | 30 | 8 | 8 | 255.255.255.224 (11111111.11111111. 11111111.11100000) |
| 16 | 14 | 16 | 16 | 255.255.255.240 (11111111.11111111. 11111111.11110000) |
| 32 | 6 | 32 | 32 | 255.255.255.248 (11111111.11111111. 11111111.11111000) |
| 64 | 2 | 64 | 64 | 255.255.255.252 (11111111.11111111. 11111111.11111100) |
Dari salah satu contoh diatas, jika network yang digunakan adalah 255.255.255.128, maka akan ada 2 subnetwork. Subnetwork pertama memiliki 1 alamat jaringan (192.168.50.0), 1 alamat broadcast (192.168.50.127), dan 126 host yaitu 192.168.50.1 - 192.168.50.- 126
Sedangkan subnetwork kedua memiliki 1 alamat jaringan (192.168.50.128), 1 alamat broadcast (192.168.50.255), dan 126 host yaitu 192.168.50.129 - 192.168.50.254.
Referensi:
- Bruce S.Davie dan Larry L.Peterson. Computer Networks a Systems Approach edition 3. 2003. USA: Elsevier Science.
- Prakoso, Samuel. Jaringan Komputer Linux. 2005. Yogyakarta: Penerbit Andi.
- Ari Et. AL. Linux Network Setup Guide. 2008. Jakarta: Infolinux.
Konfigurasi IP Address & Subnet Mask pada Windows XP
Konfigurasi IP address dan Subnet mask ini digunakan untuk jaringan LAN yang tidak terhubung ke Internet.
1. Jika konfigurasi LAN pada windows XP anda berhasil, maka pada Control Panel -> Network Connections akan muncul gambar seperti di bawah ini.
2. Klik kanan gambar di atas, kemudian pilih disable. Kemudian klik kanan lagi gambar di atas dan pilih properties, maka akan muncul gambar seperti di bawah ini. Klik ganda Internet Protocol seperti pada gambar.
3. Langkah selanjutnya adalah isi IP address dan subnet mask. Untuk mempelajari tentang IP address dan subnetting, silahkan klik: di sini.Sebagai contoh, komputer yang terhubung pada jaringan komputer milik saya sebanyak 8 buah. Range IP address 10.1.1.1 – 10.1.1.8 dan menggunakan subnet mask 255.0.0.0. Kenapa memilih IP address dan subnet mask seperti itu? Alasannya sederhana, Jaringan LAN tidak terhubung ke internet dan agar mudah diingat.
4. Klik OK. Kemudian klik 2x gambar no.1 di atas, maka LAN akan enable.5. Langkah berikutnya adalah memeriksa apakah komputer anda telah terhubung dengan komputer lain. Bagaimana caranya? Yaitu dengan menggunakan perintah ping. Buka command prompt: RUN -> ketikkan cmd dan tekan enter. Misal anda ingin memeriksa apakah komputer dengan IP Address 10.1.1.3 terhubung ke komputer anda yang memiliki IP Address 10.1.1.2. Yang harus anda lakukan hanyalah mengetikkan ping 10.1.1.3 pada command prompt. Jika tidak berhasil maka akan muncul pesan Request Timed Out. Jika berhasil maka akan muncul pesan reply seperti di bawah ini dan SELAMAT! Jaringan komputer telah berhasil dibangun.

artikel terkait:
- konfigurasi lan windows xp
- ip address & subnetting