Showing posts with label virus. Show all posts
Showing posts with label virus. Show all posts

Monday, July 20, 2009

Mengatasi Virus bat dan vbs Tanpa Antivirus

Virus di Windows sebagian besar menggunakan scripting language seperti Batch dengan ekstensi file .bat dan Visual Basic Scripting dengan ektensi .vbs. Selain itu, terdapat juga ekstensi virus dengan .exe yang biasanya dibangun menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic atau Visual Studio. Kenapa menggunakan bahasa pemrograman tersebut? Karena Windows dibangun dengan bahasa basic, sehingga sistem operasi Windows secara default menyediakan "penerjemah" terhadap sebagian bahasa-bahasa yang telah saya sebutkan diatas. Scripting languange dengan ekstensi file .bat dan .vbs serta file .exe hasil dari Visual Basic atau Visual Studio adalah file yang dapat dijalankan langsung tanpa intalasi program apapun.

Agar virus tidak dapat bekerja, sebenarnya cukup matikan (disable) .bat, .vbs, dan .exe agar tidak dapat berjalan. Untuk .bat dan .vbs dapat dimatikan, namun untuk .exe tidak bisa karena jika dimatikan akan membuat Windows anda tidak dapat berjalan dengan baik karena sebagian besar sistem Windows menggunakan file dengan ekstensi .exe.

Mematikan (Disable) batch file (bat)
Dengan mematikan ekstensi file .bat, maka Windows anda tidak dapat menjalankan command prompt. Dan sebelum mematikan .bat, lakukan backup terhadap registry anda. Langkah-langkah untuk disable adalah sebagai berikut:

1. Buka regedit dengan cara start->run->ketikkan regedit
2. Buka HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\System
3. Buat registry baru dengan nama DisableCMD dan type-nya REG_DWORD
4. Isi value dengan nilai 1. Keterangan value apa saja yang dapat diisi, dapat dilihat di bawah ini:
Value: 0 mengaktifkan command prompt dan batch files
Value: 1 non-aktifkan command prompt dan batch files
Value: 2 non-aktifkan command prompt tetapi dapat menjalankan batch files

Mematikan (Disable) vbs
1. Buka Folder Options seperti pada gambar di bawah ini.


2. Cari File Type VBScript Script File seperti pada gambar di bawah ini. Kemudian setelah itu, tekan tombol Delete.


3. Kemudian Cari File Type VBScript Encoded Script File seperti gambar di bawah ini. Kemudian tekan tombol Delete.
Perlu diingat, dengan mematikan vbs atau batch file ada kemungkinan beberapa program anda yang membutuhkan file ekstensi .bat atau .vbs tidak dapat berjalan sebagimana mestinya. Oleh sebab itu, anda dapat mengembalikan seperti semula dengan mengaktifkan kembali intpreter atau penerjemah vbs dan bat file.

Sunday, November 30, 2008

Virus Sality

Sality adalah suatu virus yang berfungsi sebagai keylogger dan memiliki fungsionalitas backdoor. Sekali tereksekusi, virus tersebut akan menginstall dirinya ke sistem, memerikwa waktu/jam di komputer dan menjalankan payload jika waktu menunjukkan jam = menit.

Sality menginfeksi file executable, menghapus seluruh file yang berhubungan dengan software keamanan komputer seperti anti-virus dan anti-spyware serta firewalls. Kemudian, virus tersebut akan menjalankan fungsinya sebagai keylogger sehingga memungkinkan virus tersebut mengumpulkan data dari komputer korban dan informasi jaringan komputer, meyimpan username dan password korban, mencuri informasi sensitif dan puncaknya adalah mengirim seluruh data tersebut ke email address sang pembuat.

Fungsionalitas backdoor pada sality memungkinkan komputer korban dikendalikan jarak jauh oleh penyusup. Penyusup tersebut kemudian dapat mengontrol sistem dan mencuri informasi sensitif dari korban.

Sality properties:
• Allows remote user connection
• Sends out logs by FTP or email
• Logs keystrokes
• Hides from the user
• Stays resident in background

Menghapus Sality:
- Hapus ketiga file berikut: oledsp32.dll, sysdll.dll, syslib32.dll

Info lainnya:
file-file Sality dapat ditemukan pada folder:
C:\Windows\System, C:\Windows\System32, C:\Winnt\System32 atau di salah satu folder berikut C:\Windows\Temp, C:\Winnt\Temp

Program Penghapus Sality:
Malwarebytes anti malware: download
Windows Defender: download

sumber:
http://2-spyware.com

Monday, October 27, 2008

Virus Denzuko, Antivirus Pertama di Dunia

Virus Denzuko dibuat oleh orang indonesia yang bernama Denny Yanuar Ramdhani pada tahun 1988. Pada awalnya, tujuan virus ini adalah mencari dan menghancurkan virus Brain. Jika ada disket yang terinfeksi oleh virus Brain, maka virus Denzuko akan menghapusnya dan menggantinya dengan virus Den Zuk. Pada disket, Virus Den Zuk biasanya bersembunyi di track 40, namun disket yang berkapasitas 360K normalnya memiliki track 0 sampai 39. Virus ini tidak menginfeksi disket dengan kapasitas 1,2 MB atau disket 3,5" secara sempurna, tetapi akan menghancurkan data di dalamnya. Label volum disket "(c) Brain" pada disket yang terinfeksi virus Brain akan diganti dengan "YùCù1ùEùRùP". Hal ini dikarenakan YC1ERP adalah nama panggilan sang pencipta yaitu, Denny Yanuar Ramdhani.

Pada komputer yang telah terinfeksi virus Den Zuk, menekan Ctrl-Alt-Del membuat komputer tidak akan melakukan reboot / restart, tetapi akan menampilkan tulisan "DEN ZUK". Jika dengan cara lain komputer bisa reboot, virus ini akan tetap tinggal dalam memory komputer. Virus Den Zuk mengubah tombol reboot manjadi Ctrl-Alt-F5.

Virus Den Zuk memiliki varian, yaitu Ohio. Virus Ohio sendiri memiliki nama samaran Hacker. Virus ini merupakan versi lama dari virus Den Zuk dan dibuat oleh orang yang sama. Virus Den Zuk sendiri dapat menghapus virus Ohio ini.

Virus ini tercatat oleh semua lembaga yang terlibat dalam perkembangan virus. IBM sendiri mencatat virus Den Zuk merupakan anti virus pertama di dunia. Selain itu, semua setuju bahwa Den Zuk adalah salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah virus komputer dunia. Setelah virus yang sekaligus antivirus ini muncul, anti virus seperti yang kita kenal sekarang mulai muncul. Publikasi tentang sang pencipta virus dimuat di Virus Bulletin edisi Januari 1991.

Deskripsi Virus
Nama : Denzuko
Alias : Den Zuk
Asal : Indonesia
Lahir : 1988
Tipe : Resident Boot Sectors
Repair : No

sumber:
- SDA magazine
- f-secure.com

Kaspersky, Anti-Virus Terbaik saat ini

Beberapa waktu lalu, saya membaca berita tentang antivirus Kaspersky dari koran tempo. Berita tersebut manyatakan bahwa dua produk Kaspersky, Kaspersky Anti-Virus dan Kaspersky internet Security 2009 mendapat nilai tertinggi yang diuji oleh AV-Test.org dan AV-Comparatives.org.

Selain itu, mereka juga menguji 30 anti virus lain. Pengujian dilakukan dengan 1,1 juta malware terbaru dan 95 program yang mengandung spyware dan adware pada sistem operasi Windows XP SP3. Hasilnya, dengan mesin dimiliki Kaspersky, yaitu HIPS (Hosted-based Intrusion Prevention System), mampu menghalau 97,6 % malware dan meraih skor 98,4.

Kalo menurut saya sendiri, lebih baik pakai sistem operasi Linux, 99% komputer anda tidak akan pernah ber-virus. Sebelum kenal dengan Linux, saya biasanya membuat duplikasi terhadap file penting saya sebagai backup jika terkena virus. Dan sejak kenal dengan Linux, saya tidak perlu lakukan duplikasi file.