Selasa, 15 April 2008

IP Address & Subnetting

download file: IP Address-subnetting.pdf

Alamat IP (IP Address)

Secara umum device atau komputer yang mendukung TCP/IP dapat terhubung ke jaringan atau komputer jika memiliki alamat IP (IP Address).

Saat ini secara umum IP terdiri dari 4 byte. Setiap byte ditulis dalam bentuk desimal 0-255 dan dipisah dengan tanda titik. Perhatikan contoh di bawah ini.

Alamat IP : 10.1.1.2

Network Mask : 255.0.0.0

jika alamat IP dan Network Mask diubah dalam bentuk biner, maka akan menghasilkan:

00001010.00000001.00000001.00000010

11111111.00000000.00000000.00000000

Alamat Jaringan (Network Address) dapat dicari dengan menggunakan operator and pada alamat IP dan Network Mask.

00001010.00000001.00000001.00000010

11111111.00000000.00000000.00000000

------------------------------------------------------------ and

00001010.00000001.00000001.00000000

Apa itu alamat jaringan? alamat jaringan (network address) adalah alamat yang berfungsi untuk menentukan di network manakah suatu host / komputer berada. jadi alamat jaringan untuk alamat IP 10.1.1.2 dan Network Mask 255.0.0.0. Selain itu dapat juga ditentukan alamat host (host address). Alamat Host berfungsi untuk mengidentifikasi nomor suatu host dalam suatu jaringan. Host dapat berupa komputer, router, gateway, firewall atau peralatan jaringan lainnya. Untuk contoh kasus diatas, alamat host-nya adalah 2. Sehingga diperoleh:

Alamat IP : 10.1.1.2

Network Mask : 255.0.0.0

Alamat Network : 10.1.1.0

Alamat Host : 2

Jaringan dikelompokkan dalam bentuk yang bernama kelas sewaktu diciptakan. Berikut ini adalah pengelompokan kelasnya:

Kelas

Network Mask

Alamat Jaringan (Network Address)

A

255.0.0.0

0.0.0.0 - 127.255.255.255

B

255.255.0.0

128.0.0.0 - 191.255.255.255

C

255.255.255.0

192.0.0.0 - 223.255.255.255

Multicast

240.0.0.0

224.0.0.0 - 239.255.255.255

Beberapa kelompok IP digolongkan sebagai IP privat (Private IP address) yang digunakan untuk LAN yang tidak terhubung secara langsung ke Internet. Hal ini telah diatur dalam RFC1918. Berikut ini adalah daftar IP Privat.

Kelas

Alamat IP

A

10.0.0.0 - 10.255.255.255

B

172.16.0.0 - 172.31.255.255

C

192.168.0.0 - 192.168.255.255

Subnetting

Subnetting adalah pembagian jaringan. Jaringan yang telah terbagi disebut dengan subnetwork. Kenapa dilakukan subnetting? jawabannya sederhana, yaitu efisiensi. Misalkan suatu jaringan hanya terdiri dari 2 komputer menggunakan seluruh alamat jaringan kelas C, maka akan terbuang 253 alamat. Contoh lain adalah misal terdapat jaringan yang memiliki host sedikit lebih banyak dari 255, maka akan terbuang 64.000 alamat.

Jika jaringan yang anda bangun merupakan skala kecil mungkin tidak perlu dilakukan subnetting, tapi jika jaringan anda merupakan jaringan skala besar dan menghubungkan lebih dari 4 juta host serta tidak dilakukan subnetting, tentu akan jadi masalah.

Langkah pertama untuk melakukan subnetting adalah menghitung berapa banyak host yang akan terhubung dalam jaringan tersebut. Kemudian dapat ditentukan netmask dan alamat IP yang akan digunakan.

Contoh, alamat jaringan (network address) kelas C adalah 192.168.50.0. Alamat jaringan tersebut dapat menyediakan 254 alamat IP, sebuah alamat jaringan 192.168.50.0 dan alamat broadcast 192.168.50.255. Sebagai informasi tambahan, jika suatu data dikirim ke alamat broadcast, maka data tersebut akan "ditangkap" oleh seluruh host yang ada pada jaringan tersebut. Alamat berapapun dapat digunakan sebagai alamat broadcast asal tidak digunakan oleh host manapun. Namun biasanya alamat broadcast dipilih dari alamat terbesar.

Setiap subnetwork memiliki alamat jaringan dan alamat broadcast masing-masing. Jika terdapat 2 subnetwork, maka akan terdapat 1 alamat jaringan dan 1 alamat broadcast untuk subnetwork pertama dan 1 alamat jaringan dan 1 alamat broadcast untuk subnetwork kedua. Selain itu, tiap subnetwork merupakan jaringan yang mandiri, dengan kata lain jika subnetwork satu sibuk, maka tidak mengganggu subnetwork yang kedua. Kedua subnetwork dapat dihubungkan dengan menggunakan router.

Pembagian subnetwork dilakukan dengan mengubah bit network mask. Contoh, network mask kelas C dalam bentuk bit:

11111111.11111111.11111111.00000000

jika dibentuk 2 subnetwork:

11111111.11111111.11111111.10000000

jika dibentuk 4 subnetwork:

11111111.11111111.11111111.11000000

Dan seterusnya.

Berikut ini adalah tabel subnetwork dalam jaringan kelas C:

Jml Subnetwok

Jml Host tiap subnetwork

Alamat Jaringan

Alamat Broadcast

Network Mask

2

126

2

2

255.255.255.168

(11111111.11111111.

11111111.10000000)

4

62

4

4

255.255.255.192

(11111111.11111111.

11111111.11000000)

8

30

8

8

255.255.255.224

(11111111.11111111.

11111111.11100000)

16

14

16

16

255.255.255.240

(11111111.11111111.

11111111.11110000)

32

6

32

32

255.255.255.248

(11111111.11111111.

11111111.11111000)

64

2

64

64

255.255.255.252

(11111111.11111111.

11111111.11111100)

Dari salah satu contoh diatas, jika network yang digunakan adalah 255.255.255.128, maka akan ada 2 subnetwork. Subnetwork pertama memiliki 1 alamat jaringan (192.168.50.0), 1 alamat broadcast (192.168.50.127), dan 126 host yaitu 192.168.50.1 - 192.168.50.- 126

Sedangkan subnetwork kedua memiliki 1 alamat jaringan (192.168.50.128), 1 alamat broadcast (192.168.50.255), dan 126 host yaitu 192.168.50.129 - 192.168.50.254.

Referensi:

- Bruce S.Davie dan Larry L.Peterson. Computer Networks a Systems Approach edition 3. 2003. USA: Elsevier Science.

- Prakoso, Samuel. Jaringan Komputer Linux. 2005. Yogyakarta: Penerbit Andi.

- Ari Et. AL. Linux Network Setup Guide. 2008. Jakarta: Infolinux.

4 komentar:

  1. membingungkan... untuk operasi AND hasilnya kok tidak sesuai

    BalasHapus
  2. Nice info bos. Kebetulan lg nyari referensi tentang ip address dan subnet mask.

    BalasHapus
  3. Betul, tidak salah apa yg disampaikan Anonim. Hasil operasi AND untuk contoh diatas sungguh sangat keliru. Tidak konsisten. Mengenai NetID dan HostID berdasarkan contoh diatas juga keliru. Jangan samakan antara kelas A dengan kelas C.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mas masukannya. sesempat mungkin segera diperbaiki

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...