Minggu, 29 Juni 2008

Very Quick Howto: File Transfer Protocol (FTP) on Slackware

Download versi pdf: ftp-slackware.pdf

Linux Slackware secara default telah menginstall aplikasi vsftpd yang digunakan untuk menjadi server FTP. Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara mengaktifkan layanan FTP serta penggunaannya secara umum. Selain itu, saya juga akan menjelaskan tentang FTP dengan amat singkat. Mungkin di lain kesempatan saya akan membahas secara lebih detail.

overview
File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol yang digunakan untuk melakukan transfer data atau file, dari atau ke komputer remote. Misal, saya ingin meng-copy file dari komputer A ke komputer B via jaringan atau saya ingin file pada komputer B di transfer ke komputer A via jaringan, Maka yang saya lakukan adalah membangun server FTP pada komputer A. Komputer B berperan sebagai client.

FTP menggunakan 2 buah port untuk menjalankan fungsinya.
FTP Control Channel, TCP Port 21: Seluruh perintah yang anda kirim ke FTP server dan response dari server menggunakan port 21.
FTP Data Channel, TCP Port 20: Port ini digunakan untuk transfer data antara client dan server.

Tipe FTP
Dalam perspektif networking, ada dua tipe utama FTP: active dan passive.
FTP active: FTP server yang melakukan inisialisasi atau yang memulai koneksi ke client.
FTP passive: Koneksi diinisialisasi oleh FTP client. Dengan kata lain, yang memulai koneksi adalah client.

Dalam perspektif user management, ada dua tipe FTP: reguler dan anonymous
FTP reguler: Dalam melakukan transfer file, dibutuhkan username dan password.
FTP anonymous: Tanpa username dan password, dapat dilakukan transfer file. Biasanay digunakan jika banyak user yang melakukan koneksi ke FTP server.

FTP pada Slackware
File konfigurasi untuk menjalankan server ftp ada di /etc/vsftpd. Namun saran saya, sebaiknya gunakan konfigurasi default. Di bawah ini saya akan menjelaskan salah satu cara untuk menjalankan server FTP.

Mengaktifkan layanan FTP:
1. login sebagai root.

2. Buka file /etc/inetd.conf dan cari baris:
# Very Secure File Transfer Protocol (FTP) server.
#ftp stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd vsftpd

3. Hilangkan tanda pagar (#), sehingga menjadi:
# Very Secure File Transfer Protocol (FTP) server.
ftp stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd vsftpd

3. jalankan perintah:
inetd /etc/inetd.conf

Me-remote / koneksi server FTP:
1. ketikkan perintah ftp

2. lakukan koneksi dengan server ftp. Misal, server ftp saya adalah 10.1.1.5, maka yang saya ketikkan:
open 10.1.1.5
seperti gambar di bawah ini.










3. Lakukan login, dengan username yang ada di server ftp. Contoh, di server FTP saya ada user yang bernama aji seperti gambar di bawah ini.

Perintah dalam FTP
jika telah terkoneksi, anda dapat menjalan perintah shell pada server seperti cd, ls, pwd dan lain-lain. Kali ini saatnya untuk transfer file.


* Transfer file dari FTP server ke client (Download):
1. gunakan perintah get untuk download:
get namafile
seperti pada gambar dibawah ini.
















2. File yang kita download dengan perintah get saja, akan tersimpan ke direktori client yang saat ini anda berada. untuk mengetahui di direktori mana, gunakan perintah !pwd. Jika anda menggunakan pwd saja, maka hasil dari perintah tersebut adalah direktori pada server di mana anda berada.

3. File yang di-download dapat langsung ditempatkan pada direktori yang kita inginkan, misal:
get namafile /home/tempat_download


* Transfer file dari Client ke FTP server (upload):
1. File-file yang dapat di-transfer adalah file-file di dalam direktori saat anda melakukan koneksi ke FTP server. Misal, saat menjalankan perintah:
ftp open 10.1.1.5
say berada di /home/aji, maka semua file yang dapat di-upload berada di direktori tersebut. Namun, jika anda lupa atau terlanjur terkoneksi dengan FTP server, gunakan perintah lcd. Misal, ingin pindah ke /upload/baru:
lcd /upload/baru

2. Gunakan perintah put untuk upload
put namafile
seperti pada gambar di bawah ini.
















3. Hasil upload akan tersimpan di direktori server dimana anda berada.

download versi pdf: ftp-slackware.pdf

6 komentar:

  1. kalo jika ditambah aplikasi samba dan pure ftp gimana donk? mohon bantuannya agar segera di jawab.

    BalasHapus
  2. maksudnya pure ftp tuh komputernya cuma jalanin ftp?? ato gimana mas??

    kl jalaninin samba:
    chmod 755 /etc/rc.d/rc.samba

    trus langkah selanjutnya adalah konfigurasi. Contoh konfigurasi dapat dilihat di http://kuntoaji.blogspot.com/2009/01/instalasi-dan-konfigurasi-samba-server.html

    semoga membantu!

    BalasHapus
  3. pure ftp it server utk membuat ftp.

    tp instal slackware dulu pa samba mas?

    sblum'y trima ksih atas jawabannya.

    BalasHapus
  4. slackware itu salah satu distro linux mas. Kalo mas install sistem operasi linux slackware, secara default ftp server ma samba server juga telah ter-install. ftp server bawaannya slackware ada dua, yaitu vsftpd dan proftpd, terserah mas mau pake server ftp yang mana. saran saya pake aja vsftpd. btw, udah install linux slackware kan mas??? :)

    BalasHapus
  5. oh udah saya instal mas slackware'y. jd samba'y it tgl d konfigurasiin aja y? wah saya dpt tgs kul hrz pke pure ftp mas.
    oia mas nentuin port'y gmn?
    trz nentuin konf user add annonymouos

    BalasHapus
  6. iya, samba tinggal di konfigurasi aja..
    kl port biasanya uda ditentuin secara default, jd ga perlu nentuin lagi.
    user anonymous:
    edit file /etc/vsftpd.conf
    trus cari bagian anonymous_enable=YES. Kalo ada tanda # didepan anonymous_enable=YES, dihapus aja. Tapi kl ga ada, dibiarin aja apa adanya.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...