Sabtu, 21 Juni 2008

Apa itu Slackware?

Pada awalnya Slackware dimulai oleh Patrick Vokerding pada akhir 1992 dan dirilis kepada dunia pada 17 Juli 1993. Nama “Slackware” berasal dari fakta bahwa distro ini pada mulanya sebagai proyek sampingan dan bersifat pribadi. Untuk mencegah terlalu serius pada awalnya, Volkerding memberi nama yang memiliki rasa humor. “Slack” dalam Slackware mengacu pada istilah “Slack” yang didefinisikan oleh the Church of the SubGenius. Slackware adalah distribusi (distro) Linux pertama yang digunakan secara luas.

Saat pertama mempelajari Linux, Volkerding membutuhkan interpreter LISP yang tidak mahal untuk sebuah proyek. Pada saat itu masih sedikit distribusi yang ada, salah satu diantaranya adalah SLS Linux dari Soft Landing Systems. Saat menggunakan SLS Linux, Volkerding memperbaiki kesalahan yang ditemukannya. Lalu pada akhirnya Volkerding memutuskan untuk menggabungkan seluruh perbaikan yang dia lakukan pada SLS Linux dan dibuat sebagai distribusi pribadi yang dirinya dan teman-temannya. Namun tak disangka, distribusi pribadi Volkerding cepat mendapat popularitas sehingga dia memberi nama Slackware untuk distribusi pribadinya tersebut dan membuat Slackware tersedia untuk publik. 16 July 1993 dirilislah Slackware 1.00. Slackware memiliki filosofi desain dengan prinsip Keep It Simple Stupid (KISS). Dalam konteks ini, “simple” mengacu pada pandangan desain sistem bukan kepada kemudahan penggunaan.

Slackware adalah distro Linux yang paling tua yang masih hidup. Slackware tidak mencoba mengemulsi Windows dan mencoba untuk menjadi seperti Unix sebisa mungkin. Selain itu, Slackware juga tidak membuat indah proses yang ada didalamnya dengan GUI (Graphical User Interface) tunjuk dan klik. Slackware memposisikan pengguna sebagai pengendali. Proses pengembangannya pun tidak berdasarkan deadline, sehingga tidak terburu-buru. Versi baru Slackware muncul ketika dia siap.

Stabilitas dan kesederhanaan Slackware adalah alasan kenapa orang menggunakannya. Walau saat ini Slackware memiliki reputasi sebagai server yang solid, Slackware juga digunakan sebagai workstation. Slackware dapat berjalan dengan sembarang window manager atau lingkungan desktop, atau bahkan tidak menggunakan lingkugan desktop sama sekali.

Referensi:
- http://en.wikipedia.org/wiki/Slackware
- Alan Hicks, Chris Lumens, David Centrell, dan Logan Johnson. Slackware Linux Essentials.2005

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...