Sabtu, 12 Januari 2008

Akses Data pada DBMS



Basisdata tersimpan di dalam Disk yang merupakan media penyimpanan permanen jika tidak terdapat gangguan. Ruang penyimpanan dalam Disk dipilah-pilah dalam satuan-satuan penyimpanan yang bernama blok. Disebut juga sebagai blok data karena blok merupakan satuan pemindahan data dari dan ke disk yang dapat berisi suatu item data.

Transaksi-transaksi yang berjalan di dalam sistem basisdata merupakan pergerakan-pergerakan blok-blok antara disk dan memori utama. Dengan kata lain, merupakan operasi antara physical blocks yang terletak di dalam disk dan buffer blocks yang berada sementara di memori utama. Pergerakan blok dilakukan dengan menggunakan operasi dasar berikut:

- input(A): Memindahkan physical block A ke memori utama.
- output(A): Memindahkan buffer block A ke disk dan mengganti physical block yang sesuai.

Setiap transaksi Ti memiliki area kerja (work area) di dalam memori utama dan membuat serta mengelola salinan item data. Segala pengaksesan dan pengubahan suatu item data akan melalui salinan item datanya. Area kerja ini dibuat pada saat transaksi akan dikerjakan dan dihapus pada saat transaksi selesai. Item data X yang dikelola dalam transaksi Ti memiliki salinan yang disebut xi. Untuk penyederhaan, item data bisa masuk dan disimpan dalam sebuah blok.

Transaksi melakukan pemindahan data antara buffer block pada sistem dan area kerja dengan menggunakan dua buah operasi berikut ini:
- read(X): Memberikan nilai item data X ke variabel lokal xi.
a. Jika blok dimana X berada (sebut saja Bx) tidak ada di memori utama, lakukan input(Bx).
b. Isikan harga X yang ada di buffer block ke variabel lokal xi.
- write(X): Memberikan nilai variabel lokal xi ke item data X dalam buffer block
a. Jika blok dimana X berada (sebut saja Bx) tidak ada di memori utama, lakukan input(Bx).
b. Isikan harga dari variabel lokal xi ke item X yang ada di buffer block.

output(Bx) tidak harus dilakukan setelah mengeksekusi write(X). DBMS dapat melakukan output(Bx) atas inisiatifnya sendiri atau jika dianggap sudah waktunya. Pemakai dapat juga melakukan pemaksaan kepada DBMS agar melakukan output(Bx) dengan menggunakan perintah commit atau commit work.

sumber:
- Maharani, Warih. Sistem Basisdata.
- anonim. sistem basisdata.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...